Jumat, 06 Juni 2008

Apa Kata Bola (Bukan Pegangan Taruhan)...

Jojo Raharjo

Piala Eropa kembali menyapa. Bagi mereka yang pusing direcokin dengan pemberitaan dan aksi massa menentang naiknya harga BBM, bisa beristirahat sejenak. Bagi mereka yang jengah dengan gelontoran berita anarkisme Aksi Monas dan kontraversi sosok Munarman, inilah saatnya ”OOT – Object Oriented Turning”.

Tentu dari sejak kick off awal berbunyi di St Jakob Park, Swiss, yang menarik adalah menebak siapa tim tertawa terakhir di partai puncak di Stadion Ernst Happel, 30 Juni mendatang. Nah, saya mencoba menawarkan tebak-tebakan jawara Piala Eropa hingga partai puncak. Sekedar terkaan awal, saya memperkirakan duo tuan rumah Euro 2008 ditambah juara bertahan Yunani akan tersungkur di babak pendahuluan.

Dari Grup A yang dihuni Portugal, Swiss, Ceko, dan Turki, saya menjagokan Portugal keluar sebagai juara didampingi Ceko.

Dari Grup B berisi Austria, Kroasia, Jerman, dan Polandia, saya memfavoritkan Jerman dan Kroasia lolos ke babak kedua.

Di Grup ”Neraka” C milik Italia, Belanda, Perancis, dan Rumania kemungkinan Belanda akan lolos didampingi Perancis.

Di Grup D ada Yunani, Spanyol, Rusia, Swedia, saya meramal Spanyol akan bergandengan dengan wakilnya Rusia.

Alhasil, di perempatfinal akan saling bertemu Portugal melawan Kroasia, Jerman bertemu Ceko, Belanda berhadapan dengan Rusia, dan Spanyol versus Perancis. So, di semifinal Portugal bersua Jerman, dan Spanyol melawan Belanda.

Akhirnya, Spanyol akan tampil bersama Jerman di partai final. Jerman, tim yang paling konsisten di Eropa akan bertemu Spanyol tim yang dikenal sebagai ”macan kertas”. Mimpi saya, Luis Aragones, Carlos Puyol, dan Fernando Torres akan mengangkat piala Henry Delauney dan mengakhiri predikat tim yang selalu gagal di putaran final.

Anda setuju tim Negeri Matador akan sukses jadi juara? Setuju, boleh, tidak juga tidak masalah... Namanya juga bola itu bundar, jadi biarkanlah semua bergulir apa kata bola. Sekedar refreshing, sebelum awal Juli kita memasuki masa kampanye pemilu terpanjang di negeri ini: sembilan bulan lewat sepekan, layaknya seorang ibu sedang mengandung!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar